Beberapa waktu yang lalu ketika dilaksanakan training & UAT suatu aplikasi untuk membantu pengadministrasian “Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)”, dimana sedikit banyak aku juga ikut terlibat sebagai IT Consultan didalamnya.
Suatu ketika ada contoh kasus memasukan data, si Trainer memberi contoh dengan memasukan (menginputkan) data ‘9999′ sebagai nilai inputannya. Hmm..ternyata aplikasi tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Suasana berhenti sejenak, si Trainer agak sedikit berfikir “kenapa aplikasi jadi tidak jalan begini ya?” tanyanya. Saya jadi teringat tentang angka ‘9999′ yang sering dijadikan sebagai Mark oleh sebagian designer/programmer. Sehingga saya mengusulkan untuk mengganti inputan tersebut dengan nilai selain ‘9999′ itu. Akhirnya aplikasi berjalan normal kembali.
Ini mungkin salah satu kenapa dulu sekitar tahun 1999, santer/ramai terdengar bahwa pada tanggal 9 bulan 9 tahun 99 akan terjadi kiamat. Pada waktu ini komunitas pengguna komputer memang sudah mulai banyak dan mendunia. Kiamat karena hampir semua komunitas dunia di segala bidang kehidupan telah menggunakan komputer sebagai alat bantunya, dimana sebagian besar algoritma yang ada dalam aplikasi komputer tersebut diperkirakan menggunakan angka ‘9999′ sebagai marking nya. Marking itu biasanya digunakan untuk pengulangan sampai dengan user memencet tombol tertentu:
WHILE (x != 9999) DO
Aksi
Sebenarnya nilai yang digunakan tidak harus ‘9999′, tetapi merupakan nilai yang “aneh” yang jarang/kemungkinannya sangat kecil sekali orang memencet/menggunakan nilai tersebut sebagai nilai masukan.