Pesantren Imam M Shofi

Masukan dari Juli 2008

Kampanye lewat SMS? Ide bagus juga..

Juli 26, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Teknologi telematika bisa banyak membantu dalam segala hal, tak terkecuali untuk keperluan kampanye.

Kandidat CaPres AS Barrack Obama, konon katanya peringkat ketenarannya naik tajam karena teknologi telematika ini. Berikut Strategy Barack Obama dalam memanfaatkan teknologi telematika yang berhasil mendongkrak peringkatnya: [saya ambil dari diskusi cybernya mastel]

  1. Membuat Situs web my.BarackObama.com
  2. Mengisi konten Streaming Video “Yes We Can” (mirip slogannya SBY-JK waktu itu:”Bersama Kita Bisa” :) ) di Situs Web tersebut diatas.
  3. Menyarankan para pendukungnya membuat Blog di Facebook dan MySpace, dan mengisi dengan konten Streaming Video “Yes We Can” dari Obama agar dilihat masyarakat (Viral Marketing – jumlahnya meningkat secara exponensial).
  4. Melalui Situs my.BarackObama.com, dibangun Komunitas Blogs para pendukungnya.
  5. Mengisi Blogs para pendukungnya dengan berbagai aktivitas bersama, a.l. Pengumpulan Dana, saran, pendapat dan dukungan kepada kandidat CaPres, komunikasi antar pendukung, dsb.

Sebagaimana strategi Obama tersebut, beberapa alternatif teknologi telematika yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan kampanye a.l:

  1. Penggunaan internet secara umum termasuk didalamnya pembuatan website, blog, email, milist, dll.
  2. Penggunaan Instant Messaging (bagian dari internet juga sih) semisal Yahoo Messanger (termasuk Yahoo chat didalamnya), skype, dll.
  3. Penggunaan teknologi yang ada di Mobile Phone, seperti SMS, MMS, dan konten-konten menarik lainnya.

Penggunaan teknologi-teknologi tersebut, relatif murah dalam implementasinya tetapi sepertinya cukup efektif juga dalam menjaring suara. Di Indonesia, usia-usia pemilih yang menggunakan teknologi tersebut sudah cukup banyak, dimana rata-rata mereka itu kaum terpelajar yang di masyarakatnya juga cukup dipandang/jadi panutan/referensi bagi yang lain.

Oups.. maksudnya mau cerita teknologi SMS ataupun teknologi mobile lainnya, jadi ngelantur.. Ya sudah, di lain kesempatan semoga bisa cerita teknologi SMS ini, secara teknis bagaimana koneksi ke operator, termasuk penggunaan masking (muncul nama kandidat partai/pemimpin ke HP penerima), dll.

Kategori: Teknologi Informasi · Teknologi Informatika
Ditandai: , , ,

Apakah akan terjadi krisis ekonomi lagi setelah 10 tahun?

Juli 2, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tahun 1998 kita kenal dengan krisis ekonomi yang hampir bersamaan dengan lengsernya pak Harto. Mungkin rekan-rekan masih ingat betapa krisis ekonomi 10 tahun lalu itu berdampak ke berbagai sektor/bidang kehidupan, bahkan dampak politiknya ikut mengantarkan pak Harto lengser dari presiden.

Harga-harga banyak yang naik, inflasi sangat tinggi waktu itu. Salah satu sebabnya mungkin juga karena “kurang tepat” pengurusannya oleh penguasa saat itu. Apakah hal ini akan terjadi lagi setelah 10 tahun lewat? Beberapa kebijakan pemerintah saat ini dirasa akan lebih banyak menyangsarakan rakyat dibanding keuntungannya sebagaimana kebijakan pemerintah 10 tahun yl ketika itu. Harga minyak dunia saat ini hampir “tak terkendali” yang juga jadi alasan utama pemerintah menaikan harga BBM. Kebijakan pemerintah mengalihkan konsumsi minyak tanah menjadi Gas ELpiji, tetapi mungkin karena “salah urus”, ternyata Gas Elpiji juga jadi susah dicari dan seringkali ikut-ikutan naik juga.

Hmmm..semoga masyarakat kita tidak gampang menyerah dengan keadaan & semoga menjadi lebih kreatif & inovatif dalam berkehidupan di negeri ini. Karena kita tidak bisa mengandalkan kepada pemerintah yang didalamnya banyak orang-orang tidak peduli. Semoga semua elemen sadar dan instrospeksi diri untuk selanjutnya segera bangkit agar negeri ini tidak semakin terpuruk.

Kategori: Personal
Ditandai:

Sedikit oleh-oleh dari Wisuda III UNPAM

Juli 2, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sabtu, 28 Juni 2008 yl saya menghadiri undangan wisuda di Universitas Pamulang (UNPAM). Selayaknya acara wisuda, ada prosesi wisuda, sambutan-sambutan, orasi ilmiah dan juga penghargaan-penghargaan. Ketika mengikuti acara itu, beberapa membuatku terharu. Terus terang, aku ini termasuk orang yang gampang terharu dan meneteskan air mata ketika menyaksikan orang-orang yang “kurang beruntung” tetapi tetap berjuang dan tidak menyerah dengan keadaan.

Mulai sambutan wakil wisudawan yang menceritakan perjuangannya selama kuliah bahwa tidak diperoleh dengan mudah.  Di akhir kesan-kesannya, beliau menyampaikan sebuah pantun “Bila ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, bila ada umur kami panjang boleh kita kuliah lagi”.

Pak ketua Yayasan pada sambutannya menyampaikan bahwa UNPAM ini ingin menjawab keinginan sebagian besar masyarakat yang ingin kuliah, bahwa kuliah itu tidak hanya dapat dimonopoli oleh orang-orang kaya (karena sebagian besar Universitas di negeri ini memang terkesan tidak terjangkau oleh orang-orang “pinggiran”). UNPAM ini ingin menjawab orang-orang yang punya keinginan dan kemampuan (secara intelektual) tetapi terkendala dengan biaya yang cukup “mahal” jika akan kuliah.

Yang paling membuatku terharu adalah adanya penyematan “peniti emas” kepada seorang mahasiswi yang dianggap sangat ulet/gigih dalam perjuangannya mengikuti kuliah di UNPAM. Diceritakan bahwa mahasiswi tersebut adalah seorang pemulung yang tempat tinggalnya cukup jauh dari UNPAM. Untuk berangkat kuliah, dia selalu menumpang truk sampah (karena tidak punya ongkos jika naik angkutan umum). Di waktu istirahat kuliah, dia jarang sekali bergabung dengan teman-temannya untuk makan siang di kantin/warung dekat kampus (karena sering tidak punya uang sekedar untuk makan). Untuk mengatasinya, dia selalu berbekal air yang cukup banyak, ketika lapar, dia mengisi perutnya dengan air.

Kategori: Pendidikan · Personal
Ditandai: ,

Cukup Rumit ya..untuk pesan tiket online

Juli 2, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Akhirnya dapat tiket juga untuk pulang kampung :) setelah proses booking tiket online melalui internet sekitar 1 minggu ini.

Hah…?? masak booking tiket online sampai memakan waktu begitu lama? bukannya malah cepat? Gak seheboh itu sih.., soalnya dalam 1 minggu itu saya tidak kontinu internet online terus.

Saya memang baru kali ini mencoba booking tiket (pesawat) online, soalnya sebelum-sebelumnya kalau pergi segala sesuatunya (mulai tiket, hotel, dll) pasti sudah diurusin sama kantor :) .

Kebetulan di waktu anak libur sekolah, adiku akan melangsungkan pernikahan. Makanya saya merencanakan pulang kampung bersama anak-anak.

Aku pikir, pesen tiket online ini sangat mudah, tapi ternyata cukup rumit juga. Mulai koneksi paymentnya yang sering gagal (sehingga batas waktu yang diberikan untuk bayar terlewat) yang akhirnya harus pesen ulang lagi yang memungkinkan harganya berubah, sampai kartu kredit yang dianggap invalid, dll. Akhirnya akubaru bisa menyelesaikan setelah pesen lewat internet dan bayarnya lewat ATM.

Kategori: Personal · Teknologi Informasi · Teknologi Informatika
Ditandai: , , , ,

Gates Tinggalkan Microsoft dengan Air Mata

Juli 2, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan berikut ini, saya ambil dari detikinet.

Betapa orang-orang yang dipandang sukses oleh sebagian besar manusia, ternyata kebanyakan mempunyai nilai-nilai “spiritualitas” yang cukup. Mereka akan bahagia jika dapat membuat orang lain bahagia, seperti mengeluarkan sebagian harta & jiwa raganya untuk amal.

Salam,

Redmond, Washington – Bill Gates tak kuasa membendung air mata saat berpamitan dengan rekan-rekannya di Microsoft. Terhitung tanggal 27 Juni 2008 waktu Amerika Serikat, atau hari ini (28/6) waktu GMT+07:00, adalah hari terakhir Gates bergelut dengan kesibukan di Microsoft, demikian seperti dikutip detikINET dari Xinhua, Sabtu (28/6/2008).

Tentunya setelah sekian tahun berjuang membesarkan perusahaan software yang dirintisnya dengan teman kecilnya, Paul Allen di tahun 1975, ada banyak kenangan manis dan pahit yang mereka alami.

“Tidak ada hari dalam hidupku, dimana aku tidak memikirkan Microsoft, hal-hal besar yang sedang dilakukan dan ingin membantu,” ujar Gates sambil berlinang air mata saat berpamitan di markas besar Microsoft, Redmond, Washington.

Selepas dari Microsoft, Gates akan lebih berkonsentrasi pada Bill & Mellinda Gates Foundation, yayasan amal terbesar di dunia yang dia bangun bersama istrinya di tahun 1994. Pasangan yang diperkirakan memiliki kekayaan sebesar USD 58 miliar-mayoritas adalah saham di Microsoft-, akan menyumbangkan sebagian besar kekayaan tersebut bagi yayasan amal mereka.

Kategori: Keagamaan · Pendidikan · Personal
Ditandai: , , ,

Kampung Belajar disaat Liburan Sekolah

Juli 1, 2008 · 1 Komentar

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

hehehe..setelah sebelumnya diingatkan Hudzaifah tentang kegiatan “Kampung Belajar” ini, kembali saya coba menyampaikannya di blog ini.

Minggu-minggu saat liburan sekolah di “Kampung Belajar” memang agak berbeda dari biasanya. 2 pamong utama yang “biasanya” menjadi andalan tidak bisa bergabung dalam kegiatan kali ini. Pak Abu dapat tugas dari sekolah untuk melakukan “studi banding” di negara-negara tetangga (Singapura dan Malaysia), sedangkan pak Romlan juga mendapat tugas mendampingi anak-anak didiknya dalam rangka “pertukaran pelajar” di Jepang selama 2 minggu. Anak-anak juga sebagian pulang kampung ke kakek/neneknya, karena di Lambah Pinus “Kampung Belajar” kami ini sebagian besar penghuninya adalah para pendatang.

Walaupun demikian, kami berusaha istiqomah untuk tetap menjalankan kegiatan ini. Sistem akan dibuat sedemikian rupa sehingga semua kegiatan di Kampung Belajar ini dapat tetap berjalan. Sebagai contoh, kegiatan “Belajar terjemah Alqur’an cepat” yang dilakukan tiap sabtu ba’da subuh. Selain pengajar utama (pak Abu/pak Nurjono), juga dicadangkan 3 orang pengganti. Jika mereka berhalangan semua, maka akan tetap dilakukan dengan diskusi para peserta, setidaknya kita dapat mengulang apa yang telah disampaikan sebelumnya. Inilah yang terjadi pada Sabtu (28Juni2008) kemarin. Demikian juga dengan kegiatan-kegiatan yang lain, termasuk kegiatan anak-anak tiap ahad subuh ini.

Khusus untuk kegiatan anak-anak pada Ahad pagi (subuh s/d jam8), kami memang belum menemukan semacam “kurikulum” yang integral dan pas, sehingga terkesan kegiatan-kegiatan yang dilakukan terkesan dadakan, kegiatan untuk pertemuan minggu depan baru dibicarakan 1 minggu sebelumnya bahkan kadang 1 atau 2 hari sebelumnya, ini juga karena kesibukan masing-masing pamong. hal ini diakui oleh beberapa pamong yang “sering” terlibat. Kadang sedikit masalah dana (terutama untuk makanan anak-anak), kadang juga menjadi “semacam” kendala. Barangkali ada dari pembaca yang punya ide mengenai “kurikulum”/materi-materi yang dapat disampaikan, boleh juga, kami menerima saran-saran dan masukan. Juga mungkin ada yang ingin berpartisipasi dengan memberikan materi/ceramah/pelatihan, baik untuk anak-anak, remaja, maupun dewasa, kami akan terbuka dan senang sekali.

Kembali ke kegiatan Gerakan Subuh Berjamah, pada Ahad (29Juni2008) kemarin, semula direncanakan diputarkan VCD tentang IPTEKnya Harun Yahya (tentunya dengan penjelasan-penjelasan yang pas untuk usia anak-anak). Tetapi ternyata salah-satu pamong yang akan meminjam infocus dari sekolahnya, lupa membawa pada sabtu sorenya. Syukurlah pak Uwes (yang juga seorang dosen dan trainer MSDM) punya materi untuk disampaikan ke anak-anak.

Pak Uwes kali ini menyampaikan materi tentang “Dahsyatnya otak manusia”. Sebagaimana yang saya sampaikan diatas, karena saat ini dalam kondisi liburan sekolah, maka anak-anak yang mengikuti kali ini tidak sebanyak biasanya. Tetapi, alhamdulillah ada 50 anak-anak yang ikut (dari biasanya yang bisa mencapai 80 anak).

Pak Uwes sedang memberikan materi

Materi ini juga yang telah disampaikan pak Uwes kepada anak-anak yang telah bersilaturrahmi ke rumah beliau. Untuk sekedar diketahui, sudah hampir 1 bulan ini telah dilakukan program “JAULAH”, yaitu program dimana anak-anak (dengan didampingi kakak pendamping) bersilaturrahmi ke “tokoh-tokoh” di Kampung Belajar. Ada 20 tokoh dengan “keahlian” masing-masing: ada ahli lingkungan, ahli jurnalistik, ahli sains, ahli MSDM (pak Uwes ini), ahli olah raga, dll., saya sendiri diamanati sebagai “ahli” ICT (je ileh..hehe..). Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok akan mengunjungi tokoh-tokoh tertentu yang pada gilirannya nanti akan kebagian semua. Agar anak-anak tidak bosan, program “JAULAH” dilaksanakan dalam 1 bulan maksimal 2 kali.

Pak Uwes menyampaikan materi sampai jam 06:00. Setelah itu dilakukan kegiatan outbond (di luar masjid), diawali dengan senam irama, kali ini dipimpin kak Said & pak Uwes.

Senam Irama

Setelah itu dilanjutkan dengan permainan kelompok yang melatih anak-anak bekerja dalam sebuah tim agar tujuannya tercapai, yaitu anak-anak dengan timnya diminta membuat jembatan agar teman mereka dapat melewati jalan dengan cepat. Acara permainan berikutnya adalah mengenalkan anak-anak dengan lingkungan dan tanaman dengan cara, tiap-tiap kelompok diminta mencari daun-daun yang telah ditetapkan (ada 4 jenis daun).

Mencari Daun

Kemudian, anak-anak disuguhi makanan jagung rebus&pisang rebus, juga tidak lupa tek manis anget :) . Diakhir acara, kita bersih-bersih masjid: menyapu, ngepel, membersihkan kaca, dll.

Bersih-bersih masjid

Kategori: Kampung Belajar · Keagamaan · Pendidikan
Ditandai: , , , , , , , , , , , ,