Estimasi Perangkat Lunak (Software Estimation)

Berdasarkan pengalaman sendiri, estimasi perangkat lunak dapat meliputi:

1. Estimasi waktu (berapa lama pengembangan perangkat lunak akan diselesaikan)

2. Estimasi sumber daya manusia (resource), yaitu butuh beapa orang untuk menyelesaikan perangkat lunak tersebut

3. Estimasi biaya, yaitu berapa biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan perangkat lunak tsb.

Beberapa metoda software estimation yang pernah saya tahu antara lain: LOC (Line of Code), COCOMO, dan Function Point. Saya sendiri, terakhir-terakhir ini sering menggunakan Function Point untuk estimasi software yang akan kami kembangkan.

Function point merupakan metoda dengan memberikan bobot (poin) tertentu dari suatu fungsi. Kita musti dapat membreakdown fungsi-fungsi sampai level terkecil (tidak dapat dibreakdown lagi) dari aplikasi yang akan dikembangkan. Kemudian kita mengkategorikan fungsi-fungsi itu kedalam input, output, query, dsb untuk selanjutnya diberikan bobot/poin sesuai dengan kompleksitas fungsi tersebut. Berdasarkan pembobototan tersebut, kita dapat mengestimasi kebutuhan Orang Bulan (Man Month) untuk mengembangkan suatu aplikasi. Kemudian dengan formula tertentu, kita akan dapat mengestimasi berapa lama dan kemudian memetakan ke fase-fase SDLC dan memetakan kebutuhan orangnya dalam fase-fase SDLC tersebut.

Effort estimation tools, bisa klik disini.

Semoga bermanfaat.

Salam,

Ims

3 Comments Add yours

  1. Namora mengatakan:

    Wah akhirnya Mas Imam nge-blog juga.

    Beginilah kalau seorang Project Manager nge-blog, isinya ya itung2an resources project dan deadline.. hehe

    Kadang banyak juga kan Mas, hal-hal dalam project yang tidak dapat diukur, tapi sangat mempengaruhi SDLC?
    Hehe..

  2. ani mengatakan:

    pak, punya cara buat menghitung estimasi biaya pembuatan software dengan berdasarkan adbo(analisis design berorientasi objek) atau berdasarkan objek2 yg ada dlm software tsb ??
    kalo punya, tolong kirim ke email saya. Mohon bantuannya… kalo bisa sebelum hari selasa tgl 19 Feb 08 sudah dikirim ke email saya. Terima kasih

  3. Imam Shofi mengatakan:

    Ani yth.

    beberapa estimasi engine yang saya ketahui a.l:
    1. Size estimating : Delphi, Analogy, BANG, FPA, WBS
    2. Effort (biaya) estimating : COCOMO, BANG, FP, Delphi
    3. Duration estimating : Putnam, Par, Boehm, Algorithmic

    Menurut saya, estimasi lebih cocok kalau dihitung maksimal pada waktu/setelah fase analisis selesai. Jika lebih dari itu (misal sampai design apalagi setelah coding/testing), mungkin sudah bukan estimasi lagi namanya.
    Jika menggunakan analisis beroientasi obyek, mungkin bisa dibantu juga estimasinya dengan “Function Point” (FP). FP sendiri menurut saya sifatnya general, artinya bisa digunakan mengestimasi analisis yang sifatnya terstruktur maupun berorientasi obyek.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s