Budaya Dadakan (out of Planning)

Sekitar jam10 ini(rabu 16Januari), dapat informasi bahwa pelaksanaan presentasi+training dari project yg aku ikut didalamnya dilaksanakan besok pagi. Wow..begitu mendadak, padahal sudah banyak planning lainnya untuk kegiatan besok. Beberapa teman juga sudah keluar kota yg rencananya sampai jum’at nanti. Padahal teman yang keluar kota itu merupakan salah satu kunci kesuksesan presentasi besok, pusiiing deh…

Dari sisi perencanaan, pelaksanaan presentasi+training tsb sebenarnya sudah bbrp kali mengalami jadwal ulang (seringkali sudah disiapkan matang kemudian dicancel mendadak).
Apakah budaya dadakan seperti ini sering terjadi di project pengembangan sistem (terutama di pemerintahan)? Menurutku sih, mustinya dapat ditanggulangi dengan adanya koordinasi dan project management yang “baik”.  Memang susah sekali dalam pelaksaannya. Dari sisi pemberi pekerjaan juga, kebanyakan orang-orang kita (baca Indonesia) , cenderung pengen pekerjaan selesai dalam waktu yang sangat singkat yang kadang secara logikapun mungkin “kurang/tdk mungkin” selesai dalam waktu tsb. Sekarang minta dibuatkan aplikasi ttt, mintanya besok sudah jadi. Dalam candaan, sering kami menyebut project Sangkuriang (legenda dari Jabar yang diminta menyelesaikan kapal dalam 1 malam) Sehingga perlu edukasi juga bagi para pemberi pekerjaan bahwa semua itu memerlukan proses.

Semoga bermanfaat.

Salam,

Ims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s