Tawaran Project, Syukur kepada Allah

Pagi-pagi telponku berbunyi, setelah diangkat..(ini juga menggambarkan beberapa telpon yang senada sebelumnya..)
penelpon : pagi Mas Imam.., dah lama nih gak kontak” Met tahun Baru ya..
aku : pagi juga Mbak.., iya nih dah lama, Met tahu baru juga (gak sadar juga, padahal dah hampir sebulan berlalu tahun barunya, klo tahun baru hijriah juga sudah 20 hari berlalu :))
penelpon : kabarnya keluar dari PT J ya? pindah kemana nih? ngerjakan apa? dll. dll.
aku : iya Mbak.., rencana aku mau ngajar + ngerjakan bbrp project🙂 Utamanya sih ngajar.. (dalam hati, karena sebenarnya aku pengen banyak waktu luang terutama buat membina keluarga. Dimana aku yang benar” mengendalikan waktu, bukan waktu yang mengendalikan aku. Karena klo ngajar, disamping membuat semangat belajarku menjadi tinggi, waktu benar” bisa diatur..).
penelpon : klo begitu jadi gampang dong klo mau kerjasama project. Aku ada bbrp project nih..dll. dll..
dst..

Ini salah satu cuplikan pembicaraanku dengan seseorang teman yang mrpk salah satu GM di perusahaan cukup terkemuka itu, dan sebetulnya banyak sekali pembicaraan” senada dengan itu sebelumnya.., ada yang telpon, YM, dan juga ketemu langsung..
Hmm..syukur alhamdulillah, setelah aku resmi resign sktr 4mg yl, ternyata banyak yang nawarin project..semoga bisa dimanage dengan baik..ada yang masih bersifat oportunity s/d yang sdh siap untuk dieksekusi..sudah tentu project-projectnya berhubungan/sesuai dengan “keahlianku” dibidang Teknologi Informatika / Teknologi Informasi, bedanya apa ya?

Aku jadi merenung..Sudah semestinya aku bersyukur banyak kepadaNya, sudah berapa banyak nikmat yang diberikan Allah kepadaku..kalau diperhatikan, memang benar firman Allah : “Dan jika kamu hitung-hitung nikmat Allah, maka kamu tidak akan bisa menghitungnya”. Aku jadi mengingat, betapa aku sebelum lulus kualiah (S1) sudah dinyatakan diterima kerja di sebuah BUMN yang pada waktu itu cukup prestisius, jadi begitu aku Wisuda tgl25 Okt, tgl 1 Nov, aku harus sudah masuk kerja, jadi belum sempat melamar kerja kemana-mana. Belum lagi ketika kuliah dulu, dapat beasiswa sampai lulus, kemudian jadi asisten juga yang dapat honor lumayan. Baru 1.5 tahun bekerja, dapat beasiswa tugas belajar S2 kerjasama kantor dengan perusahaan internasional & perguruan tinggi. Selama kuliah S2, dibebaskan dari segala tugas kantor, gaji tetap utuh 100% dan semua keperluan kuliah ditanggung, tanpa ikatan dinas lagi..hmm.. 2.5 tahun setelah lulus S2,di kantor ada gejolak, karyawan dirumahkan, ada program restrukturisasi, aku ikut keluar..(pikirku 2.5th cukup sebagai ikatan moral mengabdi setelah lulus kuliah🙂, aku sebut ikatan moral karena memang tidak ada ikatan dinas. Sebenarnya kalau mau, setelah lulus S2 waktu itu, banyak juga tawaran tapi aku musti menyelesaikan ikatan moral :)). Eh.., ketika dirumahkan itu, ada aja tawaran project, lumayanlah..Akhirnya setelah keluar dari BUMN itu, aku ikut bergabung di perusahaan yang menawarkan project itu..dimana stl bergabung kurang dari 1tahun, aku menduduki posisi yang lumayan di puncak (langsung dibawah direktur).

Syukur..syukur..syukur ya..Allah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s