Perlunya Edukasi Masyarakat Mengenai Software Engineering Process

Seringkali kita (baca: Pengembang Software/Sistem) dihadapkan pada kondisi dimana si calon/pemberi Kerja meminta kita untuk membuat sistem/software dalam jangka waktu yang sangat mendesak bahkan cenderung “impossible to do it“. Ironisnya lagi, kadang-kadang hal seperti ini juga terjadi pada lembaga/institusi yang erat sekali hubungannya dengan pengembangan software (perangkat lunak) itu sendiri yang konon lebih faham dan lebih melek Software Engineering Process (SEP) maupun Teknologi Informatika & Komputer (TIK) dibanding masyarakat/pengguna umumnya.

Seringkali saya diskusi dengan teman-teman pengembang perangkat lunak yang seringkali menerima kasus semacam ini. Seolah-olah para pengembang itu dianggap orang yang sangat sakti/super hero, dll yang dapat menyelesaikan semua hal dalam sekejap. Dalam candaan kami bilang: kita Superman apa?, atau kita Sangkuriang apa ya? dll. Kalau dalam CMM (Capability Maturity Model), kondisi semacam ini pantas masuk dalam level 1 (yang memang mangandalkan Hero🙂 ). Kalau kondisi seperti dibiarkan terus, kapan ya kita bisa masuk CMM level 5?

Sepertinya memang Masyarakat kita itu masih berorientasi pada produk tanpa memperdulikan proses didalamnya. Padahal antara produk & proses semestinya berkorelasi sebanding, maksudnya jika prosesnya bagus sudah barang tentu akan menghasilkan produk yang bagus juga atau setidaknya lebih mendekati bagus. Bisa jadi juga produk yang “kelihatannya” bagus, tetapi karena dikembangkan dengan proses yang asal-asalan (asal jadi dll), sebenarnya sangat amburadul, dll.

Untuk itu, marilah kita mengedukasi diri kita, masyarakat sekeliling kita, terutama masyarakat yang erat sekali hubungannya dengan TIK (ICT) itu sendiri untuk lebih memahami Software/System Engineering Process ini, termasuk didalamnya standarisasi SPE itu.

One Comment Add yours

  1. Ahmad Agus Al Umar mengatakan:

    terkadang bahkan masyarat kita banyak yang tidak menghargai produk software yang sudah dihasilkan….contoh realnya seperti pembajakan, mungkin jika mereka sudah memahami proses dari pembuatan software itu sendiri….pembajakan akan berkurang, khususnya di negara kita….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s