Kampung Belajar disaat Liburan Sekolah

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

hehehe..setelah sebelumnya diingatkan Hudzaifah tentang kegiatan “Kampung Belajar” ini, kembali saya coba menyampaikannya di blog ini.

Minggu-minggu saat liburan sekolah di “Kampung Belajar” memang agak berbeda dari biasanya. 2 pamong utama yang “biasanya” menjadi andalan tidak bisa bergabung dalam kegiatan kali ini. Pak Abu dapat tugas dari sekolah untuk melakukan “studi banding” di negara-negara tetangga (Singapura dan Malaysia), sedangkan pak Romlan juga mendapat tugas mendampingi anak-anak didiknya dalam rangka “pertukaran pelajar” di Jepang selama 2 minggu. Anak-anak juga sebagian pulang kampung ke kakek/neneknya, karena di Lambah Pinus “Kampung Belajar” kami ini sebagian besar penghuninya adalah para pendatang.

Walaupun demikian, kami berusaha istiqomah untuk tetap menjalankan kegiatan ini. Sistem akan dibuat sedemikian rupa sehingga semua kegiatan di Kampung Belajar ini dapat tetap berjalan. Sebagai contoh, kegiatan “Belajar terjemah Alqur’an cepat” yang dilakukan tiap sabtu ba’da subuh. Selain pengajar utama (pak Abu/pak Nurjono), juga dicadangkan 3 orang pengganti. Jika mereka berhalangan semua, maka akan tetap dilakukan dengan diskusi para peserta, setidaknya kita dapat mengulang apa yang telah disampaikan sebelumnya. Inilah yang terjadi pada Sabtu (28Juni2008) kemarin. Demikian juga dengan kegiatan-kegiatan yang lain, termasuk kegiatan anak-anak tiap ahad subuh ini.

Khusus untuk kegiatan anak-anak pada Ahad pagi (subuh s/d jam8), kami memang belum menemukan semacam “kurikulum” yang integral dan pas, sehingga terkesan kegiatan-kegiatan yang dilakukan terkesan dadakan, kegiatan untuk pertemuan minggu depan baru dibicarakan 1 minggu sebelumnya bahkan kadang 1 atau 2 hari sebelumnya, ini juga karena kesibukan masing-masing pamong. hal ini diakui oleh beberapa pamong yang “sering” terlibat. Kadang sedikit masalah dana (terutama untuk makanan anak-anak), kadang juga menjadi “semacam” kendala. Barangkali ada dari pembaca yang punya ide mengenai “kurikulum”/materi-materi yang dapat disampaikan, boleh juga, kami menerima saran-saran dan masukan. Juga mungkin ada yang ingin berpartisipasi dengan memberikan materi/ceramah/pelatihan, baik untuk anak-anak, remaja, maupun dewasa, kami akan terbuka dan senang sekali.

Kembali ke kegiatan Gerakan Subuh Berjamah, pada Ahad (29Juni2008) kemarin, semula direncanakan diputarkan VCD tentang IPTEKnya Harun Yahya (tentunya dengan penjelasan-penjelasan yang pas untuk usia anak-anak). Tetapi ternyata salah-satu pamong yang akan meminjam infocus dari sekolahnya, lupa membawa pada sabtu sorenya. Syukurlah pak Uwes (yang juga seorang dosen dan trainer MSDM) punya materi untuk disampaikan ke anak-anak.

Pak Uwes kali ini menyampaikan materi tentang “Dahsyatnya otak manusia”. Sebagaimana yang saya sampaikan diatas, karena saat ini dalam kondisi liburan sekolah, maka anak-anak yang mengikuti kali ini tidak sebanyak biasanya. Tetapi, alhamdulillah ada 50 anak-anak yang ikut (dari biasanya yang bisa mencapai 80 anak).

Pak Uwes sedang memberikan materi

Materi ini juga yang telah disampaikan pak Uwes kepada anak-anak yang telah bersilaturrahmi ke rumah beliau. Untuk sekedar diketahui, sudah hampir 1 bulan ini telah dilakukan program “JAULAH”, yaitu program dimana anak-anak (dengan didampingi kakak pendamping) bersilaturrahmi ke “tokoh-tokoh” di Kampung Belajar. Ada 20 tokoh dengan “keahlian” masing-masing: ada ahli lingkungan, ahli jurnalistik, ahli sains, ahli MSDM (pak Uwes ini), ahli olah raga, dll., saya sendiri diamanati sebagai “ahli” ICT (je ileh..hehe..). Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok akan mengunjungi tokoh-tokoh tertentu yang pada gilirannya nanti akan kebagian semua. Agar anak-anak tidak bosan, program “JAULAH” dilaksanakan dalam 1 bulan maksimal 2 kali.

Pak Uwes menyampaikan materi sampai jam 06:00. Setelah itu dilakukan kegiatan outbond (di luar masjid), diawali dengan senam irama, kali ini dipimpin kak Said & pak Uwes.

Senam Irama

Setelah itu dilanjutkan dengan permainan kelompok yang melatih anak-anak bekerja dalam sebuah tim agar tujuannya tercapai, yaitu anak-anak dengan timnya diminta membuat jembatan agar teman mereka dapat melewati jalan dengan cepat. Acara permainan berikutnya adalah mengenalkan anak-anak dengan lingkungan dan tanaman dengan cara, tiap-tiap kelompok diminta mencari daun-daun yang telah ditetapkan (ada 4 jenis daun).

Mencari Daun

Kemudian, anak-anak disuguhi makanan jagung rebus&pisang rebus, juga tidak lupa tek manis anget🙂. Diakhir acara, kita bersih-bersih masjid: menyapu, ngepel, membersihkan kaca, dll.

Bersih-bersih masjid

One Comment Add yours

  1. rumahlutfi mengatakan:

    salam kenal aja pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s