Sistem Pemantau Curah Hujan dengan memanfaatkan teknologi layanan komunikasi bergerak

Sekarang ini teknologi layanan komunikasi bergerak cukup banyak dan bervariatif juga biayanya yang relatif jauh lebih murah dibanding beberapa tahun yang lalu. Beberapa layanan komunikasi bergerak misalnya call, SMS, MMS, GPRS, dll. Layanan-layanan komunikasi bergerak tersebut dapat dimanfa’atkan untuk berbagai keperluan/sistem, termasuk dapat kita manfa’atkan untuk “Sistem Pemantau Curah Hujan”.

Karena dengan memanfa’atkan teknologi layanan komunikasi bergerak, Sistem Pemantau Curah Hujan atau dapat juga disingkat SIPERAHU yang dimaksud disini adalah sistem yang digunakan untuk memantau curah hujan yang terjadi didaerah tertentu dan mengirimkannya secara online/jarak jauh. Setiap turun hujan di suatu daerah akan dideteksi besar kecil curah hujan yang terjadi. Data curah hujan tersebut akan diolah menjadi data digital sesuai stadar yang berlaku, kemudian dikirimkan ke terminal pusat. Disini data yang diterima dapat berasal dari berbagai lokasi pengiriman. Kumpulan data-data tersebut dikirimkan juga ke instansi terkait (posko-posko) yang memiliki kewenangan untuk memantau data. Selain itu, setiap pihak yang mempunyai hak memperoleh informasi curah hujan juga diberikan informasi melalui SMS atau layanan lainnya.

Arsitektur umum SIPERAHU dapat dilihat pada gambar berikut:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s